Forum Diskusi
Tempat ini terbuka untuk diskusi bersama, silakan Anda menanggapi, bertanya, sharing, usul, atau apa saja yang berkaitan dengan hobby bersepeda :

Tempat ini terbuka untuk diskusi bersama, silakan Anda menanggapi, bertanya, sharing, usul, atau apa saja yang berkaitan dengan hobby bersepeda :
Selamat untuk Kanisius, khususnya pengurus KBC. saya senang mendengar berita mengenai komuntas sepeda di Kanisius.
salam dari kami b2w klaten
Andy
aku pengin banget.. tapi ntar aku nabung dulu ya, biar sepedanya pantes untuk jalan sama-sama. Akhir-akhir ini (baru sepuluh harian tiap pagi) aku mulai bersepeda, pake Ducati Cucciolo produk tahun 1948 yang sudah ga ada mesinnya. Jadi mirip sepeda “jengki” biasa. Ga ada versneling gandanya. Trus, rutenya cuma Dagen-Malioboro-Gandekan-Jl Jogonegaran-Gandekan Lor-Jl Sarkem-Malioboro-Jl Dagen. Trus, dituntun masuk gang. Pulang.
Jadi, membayangkan rute teman-teman… waduh, aku perlu pemanasan berapa bulan ya..? Btw, salut deh, kita mesti berani ga andil nyumbang racun yang menyebabkan global warming
Syaloom penuh hormat didalam kasih Kristus,
Sesama petani di ladang Tuhan PP Kanisius, kata banyak orang, untuk menjaga hidup sehat & bugar itu mahal, ya itu ada juga betulnya. sebab untuk hidup tetap sehat dan bugar dibutuhkan sarana pendamping, seperti alat untuk mengolah raga, vitamin plus atau memilih mengkonsumsi jenis makanan & minuman yang sehat. tetapi bila dikaji lebih lanjut, ternyata tidak sehat/sakit justru lebih mahal, mulai dari biaya, rasa, lelah bagi semua orang di sekitar yang sakit, dan biaya lain-lain yang tidak dapat dirinci sedemikian rupa. bicara soal alat, sepeda merupakan sarana yang paling murah. sekedar informasi, sahabat ku yang usianya sudah 72 th masih sehat dan bugar, kondisi jantung bagus, kolesterol bagus, gula darah bagus, paru-paru bagus, tetap enerjik, semua itu diperoleh lewat olah raga ber-sepeda 2x dalam seminggu naik ke Kaliurang atau Ketep, Wonosari, maupun daerah lain yang menantang bagi beliau dkk sesama usia senja.
Suasana pedesaan masih lebih bersih dari polusi dari kota, dari sisi lalu lintas lebih sepi / volume lalulintas lebih kecil dari kota, dari pemandangan alami, dari sisi udara masih lebih segar, maka bila diperkenankan memilih, dimulai dari jarak 10 – 15 km; berikutnya 15 – 20 km; berikutnya lagi 20 – 25 km; dan selanjutnya disesuaikan dengan sikon peserta.
Mas Han menuliskan kutipan motto kita bersama ditambah kalimat yang dapat menjadi sarana sinergi dalam mewujudkan cita-cita mencapai target omset 2008 senilai 54M, ijinkan saya menambah sedikit pada tulisan mas Han “Satu hati mengukir prestasi, satu hati wujudkan persaudaraan, serta mewujudkan hidup sehat” agar dengan demikian, sebagai petani kita bersama tetap dapat menghasilkan pemikiran dan hasil karya yang sungguh semakin berkualitas, membahagiakan dan memuaskan hati para pelanggan, semakin berkenan di hati Tuhan, dan kita semua boleh memetik kebahagiaan serta kesejahteraan bersama keluarga tercinta. amin.
Bersepeda awalnya memang berat, apalagi waktu pertama kali B2W (Bike To Work) ke kantor, tp lama-kelamaan menjadi kebiasaan yang ringan.
Yang jelas, waktu kami bersepeda bersama hari minggu tgl 16 maret 2008 yg lalu, start jam 05.20, rute dari rumah di Nogotirto jl.Godean – Pingit – Kranggan – Tugu – Cik Di Tiro – UGM – Jl.Agro Selokan – Rumah Pak Kahana – Pringwulung – Seturan – Ringroad Utara – Casa Grande – Paingan – Stadion Sleman – Perum.Kanisius – Jl.Tajem – Babadan – Pajangan – Arah Jakal – Selatan Gentan – Jalan kaliurang Dayu – PLN – istirahat makan/minum – kemudian kami berpisah Kentungan – saya lanjut ke UGM Graha Sabha ketemu teman2 komunitas saya – lanjut ke arah Jl.Colombo – UNY – Demangan – Jl.Solo – Ambarukmo Plaza – Jl. Seturan – Babarsari – istirahat minum – trus pulang lewat selokan – Pringwulung – - Jl.Gejayan – Demangan – Jl.Solo – galeria – Bethesda – Gondolayu – Kranggan – Pingit – Jatikencana – Jl.Godean dan akhirnya sampai di rumah sekitar pk 10.15. Total jarak tempuh 47 km, kecepatan rata-rata 19 km/jam.
Cukup lah… Besok minggu, ikutan lagi, ayo..ayo.. siapa mau menyusul..??
pak lek pak lek bu lek bu lek Waduhhhh…jadi pengen mulihhh…lihat guyupnya poro sedulur ing nderesan…kabudayan nunggang onthel..kabudayan enggal kang saeee…
Mugi mugi ndadoso jiwo rogo tansah soyo sehattttt…
jane aku wis pengin banget gabung, sayang saranaku durung memenuhi syarat…, semoga dalam waktu dekat bisa segera menyesuaikan deh… salam onthel!
Thank bung Warindra minimal sudah tertarik untuk nimbrung di club onthel, yang pasti tujuannya untuk kesehatan, selain itu juga untuk keakraban “Satu hati mengukir prestasi, satu hati wujudkan persaudaraan”
Tentu route tersebut sangat fleksibel, artinya ketika ada peserta baru maka akan menempuh jalur pendek…yang dicritain bung diot itu jalur panjang…
yuuuk….gabung pakai Ducati juga boleh asal mesin dalam keadaan off alias digenjot teruus…
(han)
PROFICIAT BENER DECH BUAT EMAN 2 DI JOGJA YANG SADAR AKAN KESEHATAN
Arep melu ra duwe pit !!!
wech mangkin buanyak aja tuch anggota KBC nya selamat dech buat omm Han ………
Bersepeda bersama KBC makin menyadarkan arti penting toleransi sesama pengguna jalan. Betapa memprihatinkan di kota Jogja ini, ternyata naik sepeda di jalan raya semakin terpojokkan, terpinggirkan dari segala macam kendaraan yang lebih besar dan perkasa, bahkan melenggang di jalur lambat pun masih dipepet-pepet.
Yah…semoga dengan sering bersepda menjadi pelajaran bagi kita dan semoga kita tidak ikut-ikutan menjadi pengendara motor/mobil yang sering mepet-mepet pengendara sepeda dan pejalan kaki…..
woii..semakin “sigrakkkkkkk” saja nampaknyaaa..suipppp…
kira kira kuat gak yaaaa, ngepit seko palembanggg tekan nderesannn….
Untuk anggota KBC..lek Deni, lek Diot, lek Han..jg bulik Eno…silakan diatur rute baru “wisata cabang”..silakan diagendakan..rute nderesan-Gandok-Jl. Kaliurang-jl. Magelang-Mbolawen-Kronggahan-mlati terus bablas “palembang” boleh..dijamin!!!!
semakain sepi..mikir omzett
biar tambah langsing boss
yok opo rek! wah, lek tyo ini kok aneh aja yo. masak ke palembang ngonthel. sing gerah dudu sikile tapi malah uteke.
punteuun..
mau bertanya mas..
saya overweight.. berat sktr 138kg cocoknya sepeda yang kayak gimana ya kalo budgetnya 1-2 jutaan..
langsung mereknya juga nggak apa2..
terima kasih..
*beneran pengen kurus dan bersepeda (denger2 sepeda adalah cardio training yang baik..)
@Mas Mosidik: Untuk merek banyak pilihan, ada Polygon, Marine, Kona, dll. Kalau budget 2 jutaan, untuk ukuran mas Mosidik, bisa dicoba Polygon x-trada, mungkin dari 2 juta tambah dikit.
Yang jadi catatan sih ukuran frame-nya perlu yang besar, sekitar 29 inch. Ada juga Polygon Premier, harga tidak sampai 2 juta, namun framenya relatif kecil, kurang seimbang dengan postur besar.
Kalau Mas Mosidik main atau belanja ke toko sepeda, bisa juga beli custom, jadi nanti toko sepeda yang akan merakit sesuai kebutuhan, frame, shock, ban, gear shift dll, sesuai kebutuhan dan kemampuan financial Mas Mosidik. Semoga informasinya bia membantu.
kemaren aku tunggu kok gak ada team Kanisius yang nyampe di Panarukan ya
padahal aku sempat-sempatin mampir Panarukan sepulang pameran buku di Paroki Situbondo. Ayo kapan nih team dari Kanisius buat acara kayak punyanya team poligon-kompas. hehehhe